pengertian menstruasi

Pengertian Darah Haid Dalam Islam dan Hukum-nya Secara Fiqih

Larangan Saat Haid – Seperti yang kita tau bahwa tujuan penciptaan manusia adalah melakukan ibadah yang wajib maupun sunnah untuk mendapatkan ridha Allah. Namun, ada beberapa kondisi manusia diberi keringanan didalam melakukannya seperti wanita yang haid.

Mungkin masih banyak diantara kita yang masih bingung tentang pengertian haid dalam islam derta apa saja larangan saat haid. Pada artikel kali ini akan kami jelaskan beberapa hukum fiqih dan apa saja sih larangan saat haid tiba.

Pengertian Darah Haid Dalam Islam

pantangan saat haid
sehatku.blogspot.com

Jika dimaknai dengan istilah biologi, Menstruasi atau Haid merupakan sebuah proses biologis keluarnya darah kotor dari alat kelamin wanita (vagina). Proses tersebut terjadi dikarenakan adanya sel telur dalam rahim yang sudah matang.

Rata-rata proses ini dimulai ketika usia wanita sudah mencapai 12 sampai 13 tahun dan akan berhenti saat berusia 40 tahun ke atas. Pada umumnya proses ini rutin terjadi setiap bulannya tergantung mekanisme tubuh masing-masing. Biasanya dalam sebulan preoses ini terjadi sekali dalam fase 5 dampai 10 hari.

Pada dasarnya sel telur yang sudah matang jika bertemu sel sperma akan menyebabkan pembuahan yang nantinya mengakibatkan kehamilan. Karena tidak terjadi pembuahan, sel telur tersebut meluruh di dinding raim yang nantinya dikeluarkan dalam bentuk darah kotor.

Pada umumnya wanita yang sedang haid perasaannya lebih sensitif dan lebih emosional. Dampak psikologi tersebut diakibatkan hati yang gelisah karena rasa sakit yang dirasa. Karenanya sebagai seorang muslimah kita mesti pandai mengatur emosi saat sedang haid.

Pengertian darah haid dalam islam diartikan sebagai Kotoran. Karenanya dalam kondisi tersebut wanita dianggap tidak suci disebabkan darah haid yang sedang keluar. Hal tersebut didasarkan pada firman Allah yang terdapat dalam qur’am sudat Al-Baqarah ayat ke 222 yang berbunyi.

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya :

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (Qs. Al-Baqarah : 222)

Ciri-ciri darah haid biasanya baunya tidak sedap dan jika dilihat dari warna darahnya agak kotor dan gelap. Darah haid dikeluarkan seperti halnya keluarnya urin, bedanya darah ini keluar secara terus menerus walaupun sedang tidak sadar.

Seperti orang yang sedang buang air kecil, wanita yang terus menerus mengeluarkan darah haid dikategorikan dalam kondisi tidak suci. Maka secara hukumnya ia tidak diperkenankan melakukan ibadah seperti shalat dan ibadah haji karena ditakutkan akan mmengotori tempat ibadah tersebut.

Para ulama sepakat, Wanita yang sudah selesai masa haid-nya ditandai dengan berhentinya darah haid dan kondisinya benar benar bersih. Dalam sebuah hadits yang riwayatkan oleh istri Rasulullah Aisyah radhiyallahu anha mengatakan :

“Janganlah tergesa-gesa sebelum kamu melihat lendir putih”, yaitu cairan putih yang keluar saat habis masa haid” (HR. Bukhari)

Larangan Bagi Wanita Haid

Mempelajari dan memahami bersama tentang beberapa larangan saat haid memang sudah seharusnya sudah menjadi kewajiban setiap muslimah. Karena bisa saja ibadah yang kita lakukan saat haid malah tidak ada nilainya disisi Allah Subhanahu wata’ala.

Meski Rasul kita adalah seorang lelaki, Rasul tetap memberikan ilmu tentang permasalahan wanita melalui istri-istrinya dan para sahabiyah. Berikut merupakan beberapa larangan saat haid bagi wanita muslimah :

Wanita Haid Dilarang Shalat

larangan saat menstruasi
ummi-online.com

Para ulama telah bersepakat bahwa wanita yang sedang dalam masa haid diperbolehkan untuk tidak sholat dan juga tidak berpuasa. Seperti yang sudah disinggung diatas bahwa wanita yang sedang haid seperti seseorang yang sedang buang air kecil. Darah yang ia keluarkan tidaklah suci.

Hal tersebut didasarkan dari sebuah hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

“Dari Aisyah RA, “Bukankah bila si wanita haid ia tidak shalat dan tidak pula puasa? Itulah kekurangan agama si wanita” (Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa wanita yang shalat tidak diperbolehkan melakukan shalat sampai masa haid-nya selesai. Tidak seperti puasa, Wanita yang sedang haid tidak perlu mengganti shalatnya setelah suci.

Meski tak bisa shalat, ada alternatif ibadah yang bisa dilakukan wanita haid diantaranya memperbanyak dzikir mengingat Allah subhanahu wata’ala. Supaya waktu yang kita miliki tidak terbuang dan berlalu begitu saja.

Larangan Puasa Saat Haid

berhubungan saat haid
pegipegi.com

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwasannya :

“Hadist Muadzah bertanya kepada Aisyah RA, ‘Kenapa gerangan wanita yang haid mengqadha’ puasa dan tidak mengqadha’ shalat?’ Maka Aisyah menjawab, ‘Apakah kamu dari golongan Haruriyah? ‘ Aku menjawab, ‘Aku bukan Haruriyah, akan tetapi aku hanya bertanya.’ Dia menjawab, ‘Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha’ puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha’ shalat’” (HR. Muslim)

Tidak seperti sholat yang tidak harus diganti. Berdasarkan hadits diiatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa wanita yang sedang haid tidak boleh melakukan ibadah puasa namun diwajibkan untuk mengganti puasa yang ia lewatkan diluar waktu bulan ramadhan.

Kenapa puasa dijadikan larangan saat haid ? Karena dalam rukun puasa, darah haid ataupun nifas menjadi salah satu faktor pembatal puasa seseorang.

Tidak hanya ketika puasa ramadhan, wanita yang haid diharamkan untuk melakukan semua jenis ibadah puasa sunnah. Walau tidak bisa melakukan puasa, Kita masih bisa mendapatkan keberkahan dan pahala dibulan ramadhan dengan memperbanyak melakukan ibadah lain seperti memperbanyak membaca istighfar dan berdo’a.

Berhubungan Intim

larangan saat haid
ardian0997.blogspot.com

Larangan saat haid yang selanjutnya adalah wanita saat haid dilarang untuk berhubungan intim dengan suami. Hal ini benar-benar diharamkan dalam islam hal tersebut disandarkan kepada firman Allah surat Al-Baqarah ayat 222 yang sudah kita kutip diatas.

Selain itu, terdapat hadits yang melarang keras perbuatan itu.

“Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dalam hadits lain disebutkan.

“Lakukanlah segala sesuatu (terhadap wanita haid) selain jima’ “(HR. Muslim)

Para suami dibolehkan berhubungan saat haid selagi mereka tidak menggunakan kemaluan didalamnya. Para ulama telah bersepakat larangan saat haid berupa berhubungan intim sangatlah diharamkan. Karenaya dalam keadaan tersebut para suami berkewajiban untuk memahami keadaan sang istri.

Larangan tersebut ternyata tidak hanya sebagai larangan sederhana karena ternyata dalam ilmu kesehatan para dokter sepakat akan hal ini. Pada dasarnya sel telur yang sudah melebur bersama dinding rahim harus benar benar dikeluarkan dari tubuh, tidak boleh terjadi pembuahan.

Diantara Dampak yang akan muncul jika proses pembuahan terjadi saat proses peluruhan adalah tingginya resiko tersebarnya infeksi. Yang perlu kita pahami bersama bahwa Kondisi sel telur yang sudah melebur sangatlah berbeda dengan sel telur yang belum melebur.

Masuk ke masjid

pantangan saat haid
harianriau.co

Dalam hadits rasulullah shalallahu alaihi wassalam menjelaskan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pada ‘Aisyah, “Berikan padaku sajadah kecil di masjid.” Lalu ‘Aisyah berkata, “Saya sedang haid.” Lantas Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya haidmu itu bukan karena sebabmu.” (HR. Muslim)

Para ulama berbeda pendapat dalam menyikapi larangan saat haid ini . Pendapat pertama beberapa diantara mereka ada yang menyatakan benar benar tidak dibolehkan . Selanjutnya sebagian yang lain membolehkan dengan syarat.

Hadits diatas menunjukan bahwa wanita yang haid diperbolehkan masuk kedalam masjid jika ia mampu memenuhi dua syarat yaitu [1] Ia memiliki hajat yang harus ia tunaikan [2] Tidak bileh mengotori masjid artinya ia bisa menjamin darah tersebut tidak akan keluar.

Namun untuk berjaga-jaga, sebagian ulama berpendapat tidak boleh sampai masuk kedalam area untuk sholatnya. Mereka hanya memperbolehkan wanita yang sedang haid berada dipelatarannya saja, tidak masuk karena sangat berpotensi mengotori kesucian tempat shalatnya.

Wanita Ketika Haid Dilarang Tawaf

haid dalam islam
hijazmuslim.blogspot.com

Larangan ketika haid ini juga dilarang keras oleh nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam baik saat haji ataupun umrah. Rasulullah memerintahkan untuk melewati aktivitas tawaf bagi wanita yang haid. hal ini diterangkan dalam sebuah hadits.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ ، فَاقْضِى مَا يَقْضِى الْحَاجُّ ، غَيْرَ أَنْ لاَ تَطُوفِى بِالْبَيْتِ

Haid adalah kondisi yang Allah takdirkan untuk putri Adam. Lakukan seperti yang dilakukan jamaah haji, hanya saja jangan melakukan thawaf di ka’bah. (HR. Bukhari dan Muslim).

Menyentuh dan Membaca Kitab Al-Quran

larangan wanita haid
konsultasanmuslim.com

Al-Qur’an merupakan sebuah kitab yang berfungsi sebagai petunjuk yang harus kita sucikan. Larangan saat haid ini sudah menjadi sebuah kesepakatan 4 imam madzhab bahwa seorang yang tidak dalam kondisi suci (tidak whudhu) dilarang untuk menyentuh Al-Qur’an.

Larangan ketika haid ini didasari firman Allah yang terdapat pada surat Al-Waqi’ah ayat ke 79.

لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ

tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. (Al-Waqi’ah : 79)

Namun banyak ulama yang membolehkan para wantita yang sedang haid untuk membaca Al-Qur’an tanpa menyentuhnya atau dengan hafalan. Ada beberapa ulama kontemporer yang mengatakan dibolehkan membaca Quran yang wujudnya digital atau yang berada didalam ponsel. Untuk keterangan lebih lanjut kalu kamu penasaran bisa membacanya disini.

Demikianlah pembahasan kita mengenai pengertian darah haid dan beberapa penjelasan mengenai larangan saat haid. Jika ada kutipan dalil atau kata kata yang salah kami mohon dimaafkan. Mudah mudahan bisa bermanfaat untuk kita semua. Wallahu a’lam bishawab… 😀

Tinggalkan komentar